Senin, 09 September 2013

rpp sejarah sma kurikulum 2013

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP)
TAHUN PELAJARAN 2013 / 2014
Nama sekolah             :        SMA AL HIKMAH
Nama Guru                  :        Dirgantara Wicaksono,M.Pd, M.M.
Mata Pelajaran            :        Sejarah Indonesia
Kelas I Semester         :        X / Satu
Pertemuan ke              :        25
Alokasi Waktu             :        2 Jam ( 2 x 45  menit )
A.                     Kompetensi Inti :

1.    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2.    Menghayati, mengamalkan perilaku jujur, disiplin,tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3.    Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4.    Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B.            Kompetensi Dasar :
B.1  Menghayati keteladanan para pemimpin dalam toleransi antarumat
        beragama     dan mengamalkannya dalam kehidupan
  sehari-hari
B.2  Menunjukkan sikap tanggung jawab, peduli terhadap berbagai hasil budaya
        pada masa praaksara, Hindu-Buddha da nIslam.

B.3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam
        ilmu pengetahuan,teknologi,seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
        kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan
        kejadian, serta menerapkanpengetahuan procedural pada bidang kajian yang
        spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
 B.4   Menalar informasi mengenai hasil budaya Indonesia termasuk yang berada d    lingkungan terdekat dan menyajikannya dalam bentuk tertulis


C.            Indikator pencapaian kompetensi.
C.1 menunjukan sikap keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan ajaran
       agamanya.
C.2 menunjukan sikap jujur dan bertanggung jawab.
C.3 Siswa mampu menjelaskan perkembangan kerajaan Islam di Indonesia.
C.4 Siswa mampu menampilkan informasi perkembangan kerajaan Islam di Indonesia



D.            Tujuan Pembelajaran
Setelah dan proses  pembelajaran, peserta didik  dapat :
D.1 menunjukan sikap keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan ajaran
       agamanya.
D.2  menunjukan sikap jujur dan bertanggung jawab.
D.3 Siswa mampu menjelaskan perkembangan kerajaan Islam di Indonesia.
            D.4 Siswa mampu menampilkan informasi perkembangan kerajaan Islam di Indonesia

E.   MATERI  AJAR
1.                                                      Perkembagan kerajaan Samudara Pasai
2.                                                      Perkembangan kerajaan Mataram Islam
3.                                                      Perkembangan Kerajaan Demak
4.                                                      Perkembangan Kerajaan Banten

F.   Metode Pembelajaran / Model-model pembelajaran.           
1.          Pembelajaran berdasarkan masalah (Problem Based Information)
2.          Ceramah variasi
3.          Tanya Jawab

Langkah-langkah metode PBI.
1.    Guru menjelaskan tujuan dan apa saja yang harus dipersiapkan dalam memecahkan permasalahan dan memotivasi pemecahan masalah.
2.    Guru membagi siswa dalam 4 kelompok.
3.    Guru mengorganisasikan  tugas belajar berhubungan masalah
4.    Guru mendorong siswa mengumpulkan informasi.
5.    Guru membantu siswa  dalam menyiapkan karya
6.    Kelompok menyiapkan hasil pemecahan masalah
7.    Guru memberikan evaluasi, dan kesimpulan,

G.                      Langkah-langkah Pembelajaran
Langkah
 Kegiatan
Kegiatan
Alokasi Waktu
Pembukaan
a.    Memberi salam
b.    Menyiapkan peserta didik secara baik agar termotivasi untuk mengikuti proses pembelajaran
c.    Mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan materi proses pembelajaran.
d.    Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai dengan silabus.
e.    Menjelaskan tujuan  dan manfaat pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai
10
Menit
Kegiatan Inti
Guru membagi murid kedalam  4 kelompok:
Guru  membagi gambar dalam kelompok tugas

Kelompok 2
 

Kelompok 1
 
                           
   
                                            

Kelompok 3
 

Kelompok 4
 
 


Observing (Mengamati)
Siswa  diaajak untuk mengamati gambar yag ditampilkan guru diantaranya:
                    1.                                  Gambar peta kerajaan Mataram Islam
                    2.                                  Gambar peta kerajaan Demak
                    3.                                  Gambar peta kerajaan Banten
                    4.                                  Gambar peta kerajaan Samudra Pasai

 Questioning (Menanya)
-          Gambar apakah yang  terdapat  dalam tanyangan diatas?
-          Dimanakah  wilayah kekuasaan kerajaan tersebut.?
-          Kapan kerajaan tersebut berdiri?
-          Siapakah  raja termasyur dari kerajaan tersebut?
-          Mengapa kerajan-kerajan islam mengalami kemunduran?
-          bagaimana kondisi masayarakat pada masa kerajaan Islam.

  Assosiating ( menalar):
-          peta kerajaan Mataram Islam, Demak, Baten dan Samudra Pasai.

-          Mataram (diwilayah Jogja-Jateng)
Demak diwilayah  Jawa Tengah (Demak)
Banten (di wilayah Banten lama)
Samudra Pasai (di Aceh, Pasai)

-          Kerajaan mataram islam (abad 16)
Kerajaan demak (abad 15)
Kerajaan banten (abad 16)
Kerajaan samudra pasai (abad 13)

-          Mataram Islam ( Sultan Agung)
Kerajaan Demak (Rden Patah )
Kerajaan Banten (Sultan Ageng Tirtayasa)
Kerajaan Samudera Pasai (Sultan Malik As Shaleh)

-          Kemunduran terjadi karena:
Peperangan
Invasi  kekuasaan asing, khususnya Eropa
Regenerasi kekuasaan tidak berjalan  dengan baik


-          Dalam kehidupan  sosial  Pengaruh hindu dan Buddha masih bias terlihat dalam kehidupan masyarakat. Misalnya dalam  upacara kelahiran, upacara kematian, penggunaan nama.
Dalam kehidupan politik:  

 Uraian  Materi :

Kerajaan Mataram Islam

berdiri berkat perjuangan dari Ki Ageng Pemanahan yang meninggal pada 1575. Setelah meninggal, digantikan oleh anaknya, yaitu Sutawijaya yang lebih dikenal dengan Senopati Ing Alaga Sayidin Panatagama Khalifatullah. Pada masanya, Kerajaan Mataram terus berkembang dan menjadi kerajaan terbesar di Jawa. Wilayahnya berkembang seputar Jawa Tengah, Jawa Timur, Cirebon, dan sebagian Priangan.

Pada masa Sultan Agung inilah Mataram mengalami puncak kejayaan.

Dalam perkembangan selanjutnya, Kerajaan Mataram terpecah belah sehingga berubah menjadi kerajaan kecil. Perpecahan disebabkan adanya gejolak politik di daerah-daerah kekuasaan Mataram dan peran serta VOC dan penguasa Belanda yang menginginkan menguasai tanah Jawa.

Dalam Perjanjian Giyanti (1755) disebutkan bahwa wilayah Mataram dibagi menjadi dua wilayah kerajaan sebagai berikut.

a. Daerah Kesultanan Yogyakarta yang disebut Ngayogyakarta Hadiningrat dengan Mangkubumi sebagai rajanya dan bergelar Hamengkubuwono.

b. Daerah Kasuhunan Surakarta yang diperintah oleh Pakubuwono.

Akibat Perjanjian Salatiga peranan Belanda dalam pemerintahan Mataram semakin jauh sehingga pada 1913 Mataram akhirnya terpecah menjadi empat keluarga raja yang masing-masing memiliki kekuasaan, yaitu Kesultanan Yogyakarta, Kasuhunan Surakarta, Pakualaman dan Mangkunegaran.

Kerajaan Demak
merupakan kerajaan Islam pertama di Jawa yang didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1478. Raden Patah (bergelar Alam Akbar Al Fattah) adalah putra Raja Majapahit Brawijaya, dengan ibu keturunan Champa (daerah yang sekarang perbatasan dengan Kamboja dan Vietnam)

Pada saat Kerajaan Majapahit mengalami masa surut, secara praktis wilayah-wilayah kekuasaannya mulai memisahkan diri. Wilayah - wilayah yang terbagi menjadi kadipaten-kadipaten tersebut saling serang, saling mengklaim sebagai ahli waris takhta Majapahit. Pada masa itu, arus kekuasaan mengerucut pada dua adipati, yaitu Raden Patah dan Ki Ageng Pengging. Sementara, Raden Patah mendapat dukungan dari Walisongo, Ki Ageng Pengging mendapat dukungan dari Syech Siti Jenar.

Demak di bawah Pati Unus adalah Demak yang berwawasan Nusantara. Pati Unus adalah seorang raja yang memimpikan kembalinya kejayaan Majapahit melalui Demak. Visi besarnya adalah menjadikan Demak sebagai kesultanan maritim yang besar. Pada masa kepemimpinannya, Demak merasa terancam dengan pendudukan Portugis di Malaka. Dengan adanya Portugis di Malaka, kehancuran pelabuhan-pelabuhan Nusantara tinggal menunggu waktu.

Kepemimipinan Sunan Prawoto tidak mulus. Sunan Prawoto ditentang oleh adik Sultan Trenggono, Pangeran Seda Lepen. Pangeran Seda Lepen terbunuh, dan akhirnya pada tahun 1561 Sunan Prawoto beserta keluarganya dihabisi oleh suruhan Arya Penangsang, putra Pangeran Seda Lepen.

Arya Penangsang kemudian menjadi penguasa takhta Demak. Suruhan Arya Penangsang juga membunuh Adipati Jepara, ini menyebabkan banyak adipati memusuhi Arya Penangsang. Arya Penangsang akhirnya dihabisi oleh pasukan Joko Tingkir, menantu Sunan Prawoto. Joko tingkir memindahkan istana Demak ke Pajang, dan di sana ia mendirikan Kesultanan Pajang.

Kerajaan Banten
Pendiri Kerajaan Banten adalah Sunan Gunung Jati dan raja pertamanya adalah Hasanuddin yang merupakan anak dari Sunan Gunung Jati. Semula wilayah ini termasuk bagian dari Kerajaan Pajajaran. Kerajaan Banten memiliki hubungan dengan kerajaan Demak. Hasanuddin menikah dengan putri Sultan Trenggono dan melahirkan dua orang anak, yaitu Maulana Yusuf dan Pangeran Jepara.

Dalam perkembangan selanjutnya, Maulana Yusuf pada 1570 menggantikan ayahnya untuk menjadi raja Kerajaan Banten yang kedua sampai dengan tahun 1580. Setelah itu, dilanjutkan oleh anak Maulana Yusuf (1580-1605), kemudian Abdul Mufakhir, Abu Mali Ahmad Rahmatullah (1640-1651) dan Abu Fatah Abdulfatah yang lebih dikenal dengan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1582). Pada masa Sultan Ageng Tirtayasa inilah Kerajaan Banten mengalami puncak kejayaan.

Kerajaan Samudra Pasai
merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia, didirikan oleh Malik As-Saleh. Kerajaan ini terletak di Lhok Seumawe Aceh Utara. Wilayahnya sangat strategis karena berada di daerah Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan dan pelayaran internasional. Pada masa pemerintahan Malik As-Saleh, Kerajaan Samudra Pasai berkembang menjadi bandar-bandar pelabuhan besar yang banyak didatangi oleh pedagang dari berbagai daerah, seperti India, Gujarat, Arab, dan Cina. Dalam perkembangannya setelah Malik As-Saleh wafat pada 1927, kegiatan pemerintahan dilanjutkan oleh putranya, yaitu Sultan Muhamad Malik Al-Taher (1927 – 1326), Sultan Ahmad, dan Sultan Zainul Abidin.


  Experimen( mencoba);
Siswa diajak untuk mencoba memberikan  jawaban atas pertanyaan yang dikemukakan.

   Networking ( membentuk jaringan );
        
                        Peserta didik membuat kesimpulan melalui ketua berkelompok dibantu oleh guru.

                        Menfasilitasi peserta didik/ kelompok untuk membuat laporan dan penjelasan audio visual

                        Memberikan  konfirmasi terhadaap hasil eksplorasi dan elaborasi siswa melalui berbagai sumber.

                        Memfasilitasi siswa melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan.

                        Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.
60
menit
Kegiatan Akhir
1.      Bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman/ kesimpulan pelajaran..
2.         Melakukan penilaian atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisnten dan terprogram.
3.         Menutup dengan doa.

10 menit

H.            Sumber Belajar/Alat/Bahan :
    
1.    Atlas sejarah
2.    Buku Pembelajaran Sejarah kelas X kurikulum 2013
3.    Buku Sejarah Perkembangan Islam
4.    Book on line , History of java, unduh (www. Dirgantara.gudangmateri.com)
5.    Ensiklopedi online (wikipedia.com/ http.dirgantarawicaksono.blogspot.com)


I.               Penilaian :

Penilaian  Unjuk Kerja:
Siswa menampilkan penjelasan perkembangan Kerajaan Islam di Indonesia  bentuk media power point

Penilaian Proyek:
Siswa aktif melakukan pencarian sumber baik buku, diskusi dan internet
                         Penilaian tertulis:
1.       Sebutkan kerajaan bercorak Islam di Indonesia
2.       Sebutkan benda hasil budaya kerajaan Islam diIndonesia
3.        perbedaan antara kerajaan islam di jawa dan sumatera
4.       Jelaskan proses perkembangan kerajaan Islam di Indonesia
5.       Bagaimana kehidupan masyarakat pada masa kerajaan Islam.











      Penilaian Portofolio:
                              1.        Siswa mengumpulkan hasil power point perkembangan kerajaan islam di Indonesia.
                              2.        Siswa melakukan upload hasil karya power point di internet.


Mengetahui                                                              Jakarta, 9 September 2013           
Kepala  SMA AL Hikmah                                        Guru Sejarah


Dirgantara Wicaksono,M.Pd, M.M                        Dirgantara Wicaksono,M.Pd, M.M 


















Penilaian Proses dan Hasil Belajar:
6.      Penilaian proses
NO
ASPEK YG DINILAI
TEKNIK
PENILIAN
WAKTU
PENILAIAN
INSTRUMEN
PENILAIAN
KET:

1.
2
3
4
5
RELEGIUS
TANGGUNG JAWAB
PEDULI
RESPONSIF
SANTUN
PENGAMATAN
PPROSES
LEMBAR
PENGANATAN




2 komentar:

  1. sayang gak bisa di download, boleh diminta gak ya buat bahan ajar saya juga pak, jaza kallohu khoiron ya pak ya, kalau bisa dikirim ke email saya ya pak ya : lionheart.sape@gmail.com

    BalasHapus
  2. Kak Bom-bom mau dong file nya :) aku sej angkatan 2007

    BalasHapus