Sabtu, 31 Mei 2014

Analisis SWOT

ANALISI LINGKUNGAN INTERNAL – EKSTERNAL
I.              Identifikasi lingkungan Internal dan Eksternal SMA ALHIKMAH Jakarta
Identifikasi lingkungan internal dan eksternal  SMA ALHIKMAH jakarta dapat dilihat dari beberapa Variabel antara lain aspek internal : sumberdaya dengan indikator : manusia, anggaran dan sarana dan prasarana.proses KBM, kurikulum, Strategi dengan indikator : induk, fungsional/ kinerja .serta terdapat faktor eksternal sara dan prasarana ,masalh keamanan, kondisi sosial politik.dengan indikator dari variabel yang telah disebutkan dapat melau bobot dan peringkatnya baik tinggi atau pun rendah dapat digambarkan melalui tabel berikut:
Tabel : Identifikasi lingkungan Internal dan eksternal
SMA ALHIKMAH Jakarta
No.
Fungsi dan Faktornya
Tingkat Kesiapan     Faktor


Tinggi
Rendah
I.
Fungsi Proses Belajar Mengajar



1.    Faktor Internal



A.   Umum



1)    Kedisiplinan siswa
v


2)    Motivasi guru
v


3)    Pemberdayaan siswa
v


4)    Kesiapan siswa menerima pelajaran
v


5)    Penggunaan waktu
v


B.    Standar Proses Pembelajaran



1)    Persiapan Pembelajaran



·         Kepemilikan silabus oleh guru
·         Kepemilikan RPP oleh guru
·         Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar
·         Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa
v
v
v
v





2)    Persyaratan Pembelajaran



·         Jumlah siswa per rombel
·         Beban mengajar guru: >24 jam/minggu
·         Ratio jumlah siswa dengan buku teks mapel
·         Pengelolaan kelas: 80%
v
v
v



v

3)    Pelaksanaan Pembelajaran



·         Cakupan pendahuluan dalam pembelajaran oleh guru di kelas
·         Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang: eksploratif, elaboratif, dan konformatif
·         Penerapan CTL
·         Penerapan pembelajaran tuntas
·         Penerapan PAIKEM/PAKEM
·         Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah
·         Penggunaan Bahasa Inggris dalam Pembelajaran
·         Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran
·         Cakupan pelaksanaan penutup dalam pembelajaran




v
v





v

v

v



v
v
v

v


4)    Pelaksanaan Penilaian Pembelajaran



·         Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar:
·         Variasi model penilaian
·         Pengolahan/analisis hasil penilaian berbasis TIK
·         Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian
v




v
v
v

5)    Pengawasan Proses Pembelajaran



·         Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran
·         Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran
·         Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran
·         Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran
·         Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran


v
v


v
v


v


2.    Faktor Eksternal



·         Dukungan orang tua
·         Lingkungan social sekolah
·         Lingkungan fisik sekolah
v
v
v



II.
Fungsi Kurikulum



1.    Faktor Internal



A.    Umum



1)    Alokasi Waktu
v


2)    Program Pendalaman Materi
v


3)    Pensiasatan
v


4)    Evaluasi
v


B.   Standar Isi



1)    Buku KTSP (Buku/Dokumen 1)
v


2)    Silabus semua mapel

v


3)   Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
v


2.    Faktor Eksternal



·         Dukungan orang tua
·         Lingkungan social sekolah
·         Lingkungan fisik sekolah
v

v

v
III
Fungsi Ketenagaan



A.   Faktor Internal



1.    Tenaga Pendidik dan Kependidikan



a)    Kepala Sekolah:
·   Kualifikasi S2
·   Tes TOEFL

·   Pelatihan TIK
·   Pelatihan kepemimpinan


·   Pelatihan manajerial sekolah (MBS)
·   Pelatihan kewirausahaan
·   Pelatihan supervise, monitoring, dan evaluasi sekolah
·   Pelatihan administrasi persekolahan
·   Pelatihan KTSP

v



v


v
v
v

v
v


v

v










b)    Guru:
·   Kualifikasi S2
·   Sesuai bidang studi
·   Pengalaman pelatihan KTSP
·   Pengalaman mengajar
·   Pengalaman pelatihan TIK
·   Nilai TOEFL
·   Pelatihan CTL
·   Pelatihan pembelajaran tuntas
·   Pelatihan penilaian dan evaluasi pembelajaran
·   Pelatihan bahasa Inggris
·   Pelatihan penilaian pendidikan
·   Pelatihan kepribadian
·   Pengabdian masyarakat
·   Pelatihan PAIKEM/ PAKEM

v
v
v
v




v

v






v
v
v
v

v

v
v
v

c)    Tenaga TU, Laboran, Pustakawan
·   Pelatihan TIK
·   Pelatihan bahasa Inggris
·   Pelatihan bidangnya
·   Pelatihan manajemen sesuai bidangnya

v

v
       v


v

B.   Faktor Eksternal



1.    Fasilitas Pengembangan diri
2.    Kesejahteraan
v
v

IV.
Fungsi Sarana-Prasarana



A.   Faktor Internal



1.    Sarana dan Prasarana Minimal
·   Ruang kepala sekolah
·   Ruang wakil KS
·   Ruang kelas
·   Ruang perpustakaan
·   Ruang Lab. IPA
·   Gudang
·   Ruang UKS
·   Lab. Bahasa
·   Kantin

v

v

v
v
v

v
v




v



v

2.    Sarana dan Prasarana Lainnya
·   Ruang Lab. PTD
·   Ruang akademik dan pengembangan SIM
·   Ruang Lab. Matematika
·   Ruang BK
·   Ruang OSIS/sekretariat kesiswaan
·   Ruang Kapela
·   Ruang Kesenian
·   Ruang Olah Raga
·   Ruang Koperasi
·   POS keamanan
·   Rumah penjaga sekolah
·   Ruang Lobi/Humas
·   Ruang Bendahara
·   Ruang Komite


v
v
v
v
v
v
v
v
v

v
v
v

v









v




3.    Fasilitas Pembelajaran
·   Daya listrik rendah
·   Komputer dan laptop Guru
·   Komputer TU
·   Komputer perpustakaan
·   Komputer dan siswa
·   Komputer Lab IPA
·   Server SIM/PAS
·   Jaringan internet
·   Sarana olah raga
·   Mesin Foto Copy
·   CCTV

v
v
v
v
v
v

v
v
v











v




v


B.   Faktor Eksternal



1)  Dukungan orang tua
v


2)  Kerjasama dengan lembaga lain
v

V.
Fungsi Keuangan



A.   Faktor Internal



1)    Sumber dana
v


2)    Pengalokasian dana
v


3)    Penggunaan dana
v


4)    Pelaporan penggunaan dana
v


5)    Dokumen pendukung pelaporan
v


B.   Faktor Eskternal



1)    Dukungan orang tua
v


2)    Dukungan pihak luar
v

VI.
Fungsi Kesiswaan



A.    Faktor Internal



1)    Kesiapan siswa
v


2)    Motivasi siswa
v


3)    Kemampuan siswa
v


B.    Faktor Eksternal



1)    Dukungan orang tua
v


2)    Lingkungan social
v


3)    Lingkungan fisik sekolah
v

VII.
Fungsi Humas



A.   Faktor Internal



1)    Kemitraan dan Peranserta masyarakat serta kerjasama luar negeri:
·      Dokumen keberadaan Komite Sekolah
·      Dokumen program kerja komite sekolah
·      Kepengurusan komite sekolah
·      Perolehan kerjasama dengan pihak lain
·      Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa
·      Kerjasama dengan RSBI lainnya
·      Kerjasama dengan sekolah luar negeri
·      Kerjasama dengan perguruan tinggi
·      Kerjasama lingkungan


v
v
v
v
v
v
v

v









v


2)    Lain-lain:
·         Kesiapan informasi program sekolah
·         Pemberitahuan/pertemuan dengan orang tua/ masyarakat

v
v




B.    Faktor Eksternal



1)    Dukungan orang tua
v


2)    Partisipasi masyarakat
v

2.    Identifikasi lingkungan Internal dan Eksternal SMA ALHIKMAH Jakarta
Berdasarkan penilaian derajat kepentingan dari identifikasi lingkungan Internal dan eksternal,maka lingkungan internal yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan serta lingkungan eksternal yang terdiri dari peluang dan ancaman akan diidentifikasikan kembali berdasarkan unsur unsur yang paling tinggi atau dominan mempengaruhi lingkungan internal dan eksternal SMA ALHIKMAH jakarta. Selanjutnya hasil identifikasi lingkungan internal : kekuatan dan kelemahan, serta lingkungan eksternal peluang dan ancaman ,untuk lebih jelasnya dimasukan dalam matriks SWOC sebagaimana nampak dalam Matriks berikut :

                          


KEKUATAN ( S )
1.    Dewan sekolah
2.    Budaya demokrasi
3.    Guru profesional
4.    Kreativitas
5.    PMDK,SNPTN
KELEMAHAN (w)
1.    Laboratorium
2.    Perpustakaan
3.    Penguasaan guru terhadap internet
4.    Lapangan oleh raga
5.    Lahan parkir

PELUANG
1.    Politikal will dalam APBD
2.    Kebijakan pemerintah
3.    Penyandang dana
4.    Jaringan pendidikan
5.    Teknologi informasi







TANTANGAN
1.    Kemiskinan
2.    Pengangguran
3.    Narkoba
4.    Tawuran
5.    Pelecehn seksual






 
Bab IV
ISU STRATEGIS
1.    MATRIKS SWOC
Berdasakan analisis lingkungan yang telah di uraikan tersebut diatas , maka deketahui beberapa peluang dan tatangan serta kekuatan dan kelemahan  yang dimiki oleh SMA ALHIKMAH Jakarta berdasarkan Matriks dibawah ini:
                           FAKTOR  
                                
                        INTERNAL

FAKTOR  
 EKSTERNAL

KEKUATAN ( S )
6.    Dewan sekolah
7.    Budaya demokrasi
8.    Guru profesional
9.    Kreativitas
10. PMDK,SNPTN
KELEMAHAN (w)
6.    Laboratorium
7.    Perpustakaan
8.    Penguasaan guru terhadap internet
9.    Lapangan oleh raga
10. Lahan parkir

PELUANG
6.    Politikal will dalam APBD
7.    Kebijakan pemerintah
8.    Penyandang dana
9.    Jaringan pendidikan
10. Teknologi informasi



S O

COMPETITIVE
ADVANTAGE


W O

MOBILIZATION

TANTANGAN
6.    Kemiskinan
7.    Pengangguran
8.    Narkoba
9.    Tawuran
10. Pelecehn seksual


S C

INVESTMENT/
          DIVESTMENT

W C

DEMAGE
            CONTROL


2.    IDENTIFIKASI  ISU STRATEGIS
Isu strategis pada SMA ALHIKMAH Jakarta dapat di paparkan sebagai berikut :
a.    Isu kekuatan ( strenght issue )
1.    Guru profesional
2.    Budaya demokrasi
3.    PMDK, SNPTN
b.    Isu kelemahan ( weaknes issue )
1.    Laboratorium
2.    Perpustakaan
3.    Penguasaan guru terhadap internet

c.    Isu kesempatan ( opportunity issue )
1.    Penyandang dana
2.    Jaringan pendidikan
3.    Teknologi informasi

d.    Isu tantangan ( Challages issue )
1.    Kemiskinan
2.    Pengangguran
3.    Narkoba

Dari Isu-isu tersebut dapat dikembangkan melalui analisis SWOC dengan model Kearns sebagai berikut


MATRIKS SWOC
                           FAKTOR  
                           INTERNAL

FAKTOR  
 EKSTERNAL

     KEKUATAN ( S )
1.    Guru Profesional
2.    Budaya demokrasi
3.    PMDK, SNPTN
     KELEMAHAN (w)
1.    Laboratorium
2.    Perpustakaan
3.    Penguasaan guru terhadap internet
PELUANG
1.    Penyandang dana
2.    Jaringan pendidikan
3.    Teknologi informasi

S O

COMPETITIVE
ADVANTAGE
W O

MOBILIZATION

TANTANGAN
1.    Kemiskinan
2.    Pengangguran
3.    Narkoba

S C

INVESTMENT/
           DIVESTMENT
W C

DEMAGE
              CONTROL

           
Berdasarkan sisu-isu strategis tersebut dapat dikembangkan isu-isu kombinasi yang paling berpengaruh sebugai berikut :


1.    Competitive Advantage
S1-01       bagaimana memanfaatkan potensi guru profesional guna menarik minat penyandang dana
S2-03       bagaimana memanfaatkan budaya demokarasi yang sudah tercipta di SMA ALHIKMAH Jakarta untuk pengembangan kompetensi komputer dan internet.
S3-02       bagaimana memanfaatkan potensi siswa yang memperoleh PMDK dan SNPTN untuk memeperluas jaringan pendididkan.
2.    Mobilization
S1-T2       bagaimana memanfaatkan potensi guru profesional untuk mengajar ketrampilan kepada masyarakat untuk mengurangi pengangguran.
S2-T1       bagaimana memanfaatkan budaya demokarasi untuk merespon kondisi kemiskinan
S3-T3       bagaimana memanfaatkan potensi guru profesional untuk mengatasi bahaya narkoba.

3.    Investment / divestment
W1-01      bagaimana mengatasi keterbatasan fasilitas laboratorium dengan memanfaatkan para penyandang dana.
S2-02       bagaimana memanfaatkan jaringan pendididkan untuk mengatasi keterbatasan koleksi perpustakaan.
W3-03      bagaimana memanfaat teknologi informasi yang dimiliki untuk meningkatkan ketrampilan guru dalam mengoperasikan internet.

4.    Demage control
W2-T3      bagaimana melengkapi buku-buku perpustakaaan yang berhubungan dengan bahaya Narkoba.
W1-T3      bagaimana meningkatkan fungsi laboratorium untuk mendeteksi khasus-khasus narkoba.
W3-T2      bagaimana meningkatkan kapasitas penggunaan internet bagi guru-guru mencari informasi .
Bab V
FORMMULASI STRATEGIS DAN PROGRAM
1.    FORMULASI STRATEGIS
Dari hasil analisis di atas maka formulasi strategi yang ditawarkan dalam perencanaan strategis ini adalah strategi kombinasi isu-isu internal dan isu-isu eksternal yang digambarkan dalam tabel berikut :
Matriks strategi kombinasi internal - Ekaternal
                           FAKTOR  
                                  
                     INTERNAL

FAKTOR  
 EKSTERNAL

KEKUATAN ( S )
1.    Guru Profesional
2.    Budaya demokrasi
3.    PMDK, SNPTN
KELEMAHAN (w)
1.    Laboratorium
2.    Perpustakaan
3.    Penguasaan guru terhadap internet
PELUANG
1.    Penyandang dana
2.    Jaringan pendidikan
3.    Teknologi informasi

                                           S O
Strategi :
1.    Mempromosikan guru profesional pada setiap event
2.    Menggunakan teknologi informasi ( internet) sebagai media komunikasi
3.    Menjadikan alumni sebagai mediator antara sekolah dan peguruan tinggi

                                      
 W O
Strategi :
1.    Menjalin kerjasama dengan penyandang dana
2.    Menjalin kerjasama dengan peguruan tinggi
3.    Memotivasi guru dalam penguasaan teknologi informasi ( internet)
TANTANGAN
1.    Kemiskinan
2.    Pengangguran
3.    Narkoba

                                         S C
Stategi:
1.    Membuka program pelatihan bagi masyarakat miskin
2.    Merealisaikan budaya demokrasi dalam wujud kepeduliaan sosial
3.    Meningkatkan fungsi bimbinganm konseling

                                           W C
Stategi:
1.    Menjalin kerjasama dengan pihak terkait
2.    Pemanfaatan labolatorium secara maksimal
3.    Memanfaatkan teknologi informasi


2.RENCANA PROGRAM
a.  Perkembangan Sumber Daya Manusia :
      - Mengikutsertakan guru dalam pelatihan
- Memberi kesempatan guru untuk meningkatkan pendidikan ke jenjang yang
  lebih tinggi
- Membuka khursus ketrampilan bagi masyarakat miskin
- Membuka bimbingan belajar gratis bagi masyarakat yang kurang mampu

b.  Perkembangan Organisasi
      - Menjalin kerjasama dengan Peguruan tinggi Negeri
- Menjalin kerjasama dengan Badan Narkoba Nasional
- menerapkan sistem manajemen informasi melalui jaringan internet
- meningkatkan komunikasi dengan pihak penyandang dana, dewan sekolah
- memelihara iklim budaya organisasi yang demokratis

c. perkembangang sarana dan prasarana
- Melengkapi fasilitas laboratorium
- melengkapi referensi ( koleksi ) perpustakaan




















BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A.   KESIMPULAN
1.    Berdasarkan analisis SWOC SMA ALHIKMAH Jakarta, dapat disimpulkan bahwa SMA ini di daerah kuadrant I yang menunjukan bahwa SMA ALHIKMAH Jakarta memiliki faktor kekuatan yang baik dengan peluang yang cukup baik, dan dapat dikembanghkan menjadi SMA unggulan diakui di DKI Jakarta.
2.    Untuk dapat sampai kepada tujuan yang diharapkan oleh organisasi, SMA ALHIKMAH jakarta perlu memanfaatkan keuatan – kekuatan yang dimilikinya untuk marebut perhatiandan kepercayaan dari seakholdernya.
3.    Peluang yang tersedia dan siap untuk dimanfaatka SMA ALHIKMAH Jakarta perlu di kembangkan lebih baik lagi, untuk memenangkan persaingan yang semakin ketat pula.

B.   SARAN
1.    Perencanaan strategis yang telah disusun perlu dipahami secara baik segenap individu yang terkait dengan kegiatan operasional organisasi dan digunakan sebagi pedoman dalam melaksanakan segala aktivitas organisasi . karena tanpa adanya komitmen untuk menggunakan perencanaan strategis ini sebagai pedoman kegiatan, maka perencanaan strategis ini menjadi tidak bermakna
2.     SMA ALHIKMAH Jakarta perlu melaksanakan program-program sekolah secara konsisten dan dengan komitmen yang tinggi, agar mampu bersaing dengan sekolah- sekolah unggulan yang tumbuh semakin banyak di wilayah DKI Jakarta , agar ujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar